Postingan

KELOMPOK DAN ALIRAN DALAM SEJARAH UMAT ISLAM 2

Kelompok dan Aliran dalam Sejarah Umat Islam 2 6. Hizbut Tahrir Hizbut tahrir adalah partai politik yang berideologi Islam menganut Islam sebagai ideologi dan politik sebagai aktivitasnya. Didirikan di Lebanon oleh Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani ini pertama kali masuk ke Indonesia pada 1972. Jubir hizbut tahrir Indonesia (HTI), cikal bakal organisasi ini berasal dari Yordania. Hizbut tahrir bertujuan mengembangkan kehidupan islami dan mengembangkan dakwah islamiyah ke seluruh dunia. Dalam mencapai maksud dan tujuannya HTI mempercayai sistem ke khalifahan dengan seorang khalifah yang dibaiat oleh kaum muslimin dan harus ditaati.  Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Hizbut tahrir bersifat politis dalam arti memperhatikan urusan-urusan masyarakat sesuai dengan hukum dan memecahkannya dengan syar'i. Kegiatan politik ini terdiri dari pembinaan terhadap tsaqofah Islam, membebaskan dari aqidah yang rusak, pemikiran yang salah, persepsi yang keliru, pandangan-pandangan dari kaum yang kufur....

KELOMPOK DAN ALIRAN DALAM SEJARAH UMAT ISLAM

Kelompok dan aliran yang pernah ada dalam sejarah umat Islam yaitu: 1. Syiah Syiah itu mereka yang mengklaim sebagai pendukung Ali bin Abi Thalib. Mereka berpendapat imamah merupakan hak Ali yang telah ditetapkan berdasarkan Nash Alquran maupun wasiat nabi. Mereka juga berpendapat imamah bukanlah merupakan masalah kemaslahatan umat yang diperoleh dengan cara pemilihan umum, tetapi merupakan permasalahan pokok agama Islam yang tidak mungkin disembunyikan dan disepelekan oleh Rasul Allah atau diserahkan kepada umat. Syiah juga disebut Rafidhoh artinya golongan penolak. Akidah dan ajaran Syiah yang pertama yaitu keyakinan Syiah tentang para imamnya, mereka sepakat bahwa para nabi dan Imam Syiah adalah Maksum terhindar dari dosa, mereka juga sepakat bahwa tawalli den tabarri hukumnya wajib. Kedua adalah kitab suci Syiah yaitu Al jami'ah dan shahifah dzu'abah as-saif selain itu ada sahifa an-namus, sahifa al- 'Abitha, al-jafr al abyadh, dan mushaf Fathimah. Ketiga yaitu 4 kitab...

TASAWUF 2

Gambar
f. Tasawuf dan Penyebaran Islam menurut Abdurrahman Al Badawi, peran kaum sufi terutama tarekat-tarekat sufi sangat besar dan luar biasa dalam menyebarkan dakwah Islam di negeri-negeri non-muslim. diantara tokoh sufi yang diakui perannya dalam penyebaran Islam ke seantero dunia adalah syekh Abdul Qadir Jailani pendiri tarekat qodiriyah yang menyandang gelar sulthon Al awaliya'. melalui murid-muridnya dan generasi penerus mereka yang tergabung dalam keluarga besar tarekat qodiriyah. pengikut qodiriyah telah berperan besar dalam penyebaran Islam ke daerah-daerah yang jauh yang belum pernah dijamah ekspansi militer kaum muslimin dan belum mampu ditundukkan ke dalam pemerintahan Islam melalui mereka Islam tersebar luas di Afrika, Indonesia, Cina, dan India. g. Tasawuf dan Jihad jihad di jalan Allah melawan orang-orang kafir dan politeis termasuk amal ibadah paling utama menurut kaum sufi. Syaqiq bin Ibrahim al-balkhi tokoh sufi periode pertama ikut terjun dalam jihad ia gugur sebagai s...

TASAWUF

TASAWUF AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH a. Pengertian  Secara etimologis kata tasawuf adalah nisbah terhadap akar kata shuf yang artinya baju wol sehingga memiliki arti memakai baju wol. tasawuf menjadi nama bagi orang yang menjauhkan diri dari gemerlapnya duniawi. sebagian orang ada yang menjalani kesulitan karena mencari kepuasan, berdasar ide logis dan aliran rasionalis yang berpandangan, kebahagiaan bisa diperoleh dengan ketenangan. sedangkan keterangan tidak akan dapat dicapai tanpa mengekang semua keinginan dan menjauhi syahwat yang disebut dengan zuhud. orang yang melaksanakan zuhud disebut Zahid namun nama yang paling mudah untuk mengenal mereka adalah nama sufi. Para Zahid di lingkungan Arab dikenal dengan istilah sufi.  Abu bakar Al kattani mendefinisikan mendefinisikan tasawuf yaitu kesucian (Syafa) dan penglihatan (musyahadah). definisi yang ringkas tapi menghimpun dua sisi tasawuf yang pertama berfungsi sebagai sarana dan sisi kedua Sebagai tujuan. sarana terletak pada kes...

PERMASALAHAN FIQIH

Permasalahan Fiqih Perbedaan pendapat diantara madzhab empat adalah hal yang wajar terjadi dalam syariat Islam. karena disamping perbedaan itu menjadi bagian dari kesempurnaan syariat Islam, yaitu tidak memberi beban tanggung jawab kepada mujtahid yang kadang mengalami kesalahan dalam ijtihadnya, bahkan memberinya profit satu pahala, perbedaan itu juga menjadi rahmat bagi kaum muslimin sehingga masing-masing daerah bisa menerapkan hukum ijtihad yang lebih maslahat bagi masyarakat. dengan demikian dapat dipahami, ajakan sementara kalangan untuk melepaskan baju bermazhab dengan mazhab yang empat dari tengah-tengah kehidupan kaum muslimin adalah b ia mengancam eksistensi syariat Islam itu sendiri. sahabat dan ulama salaf yang memberi rekomendasi atas terjadinya perbedaan pendapat dikalangan mujtahid dan atas terjadi bermadzab ajakan tersebut juga akan berdampak sangat negatif bagi kehidupan keagamaan kaum muslimin yaitu rentan melahirkan mujtahid mujtahid baru yang tidak memiliki kualifik...

FIQIH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH

FIQIH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH A. Urgensitas Ilmu Fikih Mengapa fiqih Islam sedemikian istimewa bagi umat Islam dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mereka? Pertama, fiqih memiliki pondasi wahyu ilahi. sumbernya yang jelas yaitu berasal dari wahyu ilahi dalam Alquran dan Sunnah. Kedua, fiqih bersifat universal cakupannya terhadap semua tuntutan kehidupan. dalam hal ini fiqih menyentuh tiga aspek yaitu hubungannya dengan Tuhan, hubungannya dengan dirinya dan hubungan dengan sosial. Ketiga fiqih berkaitan dengan etika. B. Biografi Imam Mazhab Empat dalam dinamika perkembangan fiqih Islam melalui aktivitas ijtihad, ada empat imam mazhab fiqih yang populer dalam dunia islam hingga kini. Keempat Imam mazhab tersebut adalah: 1. Imam Abu Hanifah Nama lengkapnya adalah Abu Hanifah an Nu'man bin Tsabit bin zuta al-kufi. Ia lahir pada ada 80 H/699 M Dian bar kota Anbar termasuk dari provinsi kufah. dari berbagai guru yang paling berpengaruh dalam pembentukan karakter intele...

Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah

AQIDAH AHLUSSUNNAH WALJAM’AH A. Aqidah ASWAJA Aqidah ASWAJA tiada lain adalah aqidah islam sendiri, aqidah yang diyakini rasulullah saw, para sahabat, ulama’ penerusnya hingga sekarang yang terhindar dari berbagai macam bid’ah aqidah yang menyimpang darinya. Meski dalam lingkungan ASWAJA terkenal 2 ulama’ yang dijadikan panutan dalam aqidah, yaitu Abu Al-Hasan Al-Asy’ari (260-324 H/874-936 M) dan Abu Manshur Al-Maturidi (238-333 H/852-944 M), bukan berarti keduanya merupakan penggagas aqidah baru dalam islam, tetapi merupakan ulama’ yang telah berjasa besar menjaga aqidah sesuai tantangan zamannya, seperti Tajudin bin Ali As-Subki (727-771 H/1327-1370 M) dan Muhammad Zahid Al-Kautsari (1296-1371 H/1879-1952 M). B. Akidah 50 : Dalil dan Argumentasinya Maksud aqidah 50 sebagaimana diterangkan dalam beberapa aqidah-aqidah ASWAJA adalah aqidah tentang sifat wajib, mustahil dan jaiz sebagai Allah SWT bagi para nabi as. Konsep sifat wajib, mustahil dan jaiz berangkat dari kenyataan, bahwa un...